SUMPAH SANG PEMUDA DI TAHUN BARU ISLAM
Para Pemuda,
“Kamu adalah cahaya yang memancar, yang menghapuskan kegelapan malam dengan ma’rifat Allah SWT. Kamu juga adalah suara nyaring yang berkumandang mengulangi dakwah Rasullullah SAW. Oleh karena itu kamu hendaklah merasakan bahwa dirimu memikul tanggungjawab yang berat itu setelah semua orang menyisihkannya.”
Pada hakikatnya usia muda seorang pemuda adalah usia yang penuh dengan cita-cita yang tinggi
dan darah yang gemuruh serta idealisme yang luas. Yaitu usia yang memberi pengorbanan, usia yang menabur jasa, memberi kesan dan emosional.
Dari sini usia muda pemuda dalam perkiraan Islam mempunyai tanggungjawab dan nilai yang
Khusus. Rasulullah saw bersabda :
“Ambillah peluang lima perkara sebelum datangnya lima perkara:- Usia muda mu sebelum tua, masa sehat sebelum sakit, harta kekayaan mu sebelum papa, masa hidup mu sebelum mati, dan masa kosong mu sebelum sibuk.”
Dari hadis ini kita melihat betapa Rasulullah memberikan peran yang sangat besar untuk seorang pemuda. Allah SWT juga mengisyaratkan kepada kita betapa besarnya pengaruh pemuda dalam peradaban Agama ataupun Negara dengan mengangkat Nabi Muhammad SAW sebagai seorang Rasul dalam usia yang relatif mudah 40 tahun. Kita juga tahu betapa banyak para pemuda di zaman Rasulullah yang ambil bagian untuk membangkitkan kejayaan Islam di zaman jahiliyah. Betapa banyak para pemuda yang sangat mencintai Allah dan RasulNya sehingga mereka rela mengorbankan nyawa, harta, bahkan keluarga mereka demi Allah dan Rasulullah.
Ironisnya, pemuda zaman sekarang sangat jauh berbeda dengan para pemuda yang diimpikan Islam, berbeda dengan pemuda yang ada pada zaman Rasulullah. Pemuda zaman sekarang lebih banyak yang mencintai dunia dari pada Allah dan Rasulullah, pemuda zaman sekarang lebih takut dibilang ketinggalan zaman daripada murka Allah, pemuda sekarang lebih tertarik mengikuti tren thagut daripada mengamalkan sunnah Rasulullah. Sungguh jauh dari harapan Allah, Rasulullah, dan Agama. Na’udzubillahi min dzalik.
Kenapa harus Pemuda Islam ?
Karena hanya para Pemuda yang dekat dengan Allah lah yang bisa membuat perubahan pada agama dan negeri ini. Karena hanya pemuda yang dekat dengan Allah lah yang tahu apa tujuannya hidup di dunia, dan bagaimana kodratnya sebagai seorang muslim. Dan hanya karena pemuda Islam yang menolong agama Allah lah yang akan ditolongNya.
Tanpa kita sadari atau tidak, kita inginkan atau tidak, Hanya kita lah pemuda Islam yang menjadi tombak bangkitnya Agama kita ini demi terwujudnya kedaulatan di Negara kita ataupun di dunia. Bukan mereka para orangtua yang akan menjadi pelopor perubahan, tapi kita pemuda Islam ! Tidak ingatkah kita semangat para pemuda pelopor kebangkitan Islam yang berjuang di zaman Rasulullah yang rela tersiksa hanya untuk membela Agamanya ? Mereka semua orang muda yang hati dan sikapnya dihiasi dengan jiwa Islami, pemuda yang optimis, pemuda yang tak gentar pada musuh, dan mereka adalah pemuda yang takut pada Rabb nya. Tidak kah kita cemburu kepada pemuda yang seperti itu ? Tidak kah kita malu pada pemuda yang seperti itu ? Bagaimanapun yang membuat Agama kita bangkit hanya kita, Allah akan berlepas tangan untuk ini. Kalau kita tidak sanggup Allah akan mengganti kita dengan umat yang jauh lebih baik, tentu kita semua tidak ingin menjadi umat yang digantikan karena ketidaksanggupan kita untuk mengembalikan kejayaan Islam.
Wahai Pemuda Islam,
Kalau setiap tanggal 28 Oktober kita sering bersumpah,”… “. Di tahun baru ini, beranikah kita bersumpah bahwa darah kita hanya untuk Islam ?
Kalau setiap tanggal 28 Oktober kita sering bersumpah,”… “. Di tahun baru ini, beranikah kita bersumpah bahwa jiwa kita hanya untuk mengembalikan kejayaan Islam ?
Kalau setiap tanggal 28 Oktober kita sering bersumpah,”… “. Di tahun baru ini, beranikah kita bersumpah bahwa kita akan menjadi pemuda seperti yang di impikan oleh Allah, Rasul, dan Agama kita ?
Kalau setiap tanggal 28 Oktober kita sering bersumpah,”… “. Di tahun baru ini, beranikah kita bersumpah bahwa kita hidup bukan untuk diri kita sendiri, tetapi juga untuk saudara-saudara kita yang belum melihat indahnya Islam ?
Wahai Pemuda Islam,
Semoga ditahun baru Islam ini kita mampu berbuat lebih untuk agama kita.
Semoga ditahun baru ini kita mampu menjadi jiwa yang baru, jiwa seperti yang dimiliki Rasulullah dan para sahabat yang penuh dengan keimanan, keberanian, keindahan sikap, dan keteguhan hati dalam menghadapi musuh-musuh Allah.
Semoga ditahun baru ini kita mampu memberikan kontribusi lebih untuk Agama kita.
Dan semoga ditahun baru ini kita berani bersumpah,” Allah tujuan kita, Rasulullah Teladan kita, Al-Qur’an pedoman hidup kita, Jihad jalan juang kita, dan mati di jalan Allah adalah cita-cita kita.” Saudaraku, semoga Allah memberikan keteguhan Iman untuk kita dalam memperjuangkan agamanya.
Rasulullah SAW bersabda : “Bahwa setiap amalan itu ada puncak kesungguhan-nya, setiap puncak kesungguhan itu ada surutnya. Maka siapa yang surutnya adalah pada sunnahku, maka dia telah mendapat petunjuk, dan siapa yang surut kepada yang lain, berarti telah binasalah dia.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar